Luar biasa” satpas satlantas polres batubara pungut biaya SIM A Rp 650 ribu.kasat lantas bungkam.

penyimpangan prosedur dalam penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM)

Oplus_131072

BATUBARA – 15 -09 -2025- Dugaan penyimpangan prosedur dalam penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) A kembali mencuat. Kali ini, Satpas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) polres Batubara jadi sorotan setelah seorang Pria muda berinisial ( J ) warga Simpang Bandar mengaku dikenakan biaya sebesar Rp 650 ribu untuk pengurusan SIM A, jauh di atas tarif resmi yang telah diatur pemerintah.

Pemuda berinisial (J) yang ditemui di lokasi Senin.15 Semptember 2025, mengungkapkan dirinya dikenai tarif Rp650.000 untuk penerbitan SIM A. “Untuk SIM A Rp 650 ribu bang, langsung dicetak. Prosesnya cepat Tampa praktek,gak nunggu lama ,” tegasnya

Pernyataan Juan, memperkuat dugaan adanya praktik pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam penerbitan SIM di lingkungan satlantas polres batubara. Berdasarkan regulasi resmi, biaya penerbitan SIM A hanya sebesar Rp100 ribu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak.

Proses yang berlangsung “cepat” tanpa adanya ujian praktik mengemudi juga menimbulkan pertanyaan serius tentang integritas pelaksanaan tugas oleh petugas di lapangan. Ujian praktik merupakan komponen esensial dalam memastikan kelayakan pengemudi secara teknis dan etis.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Batubara AKBP Dolly Nainggolan .S.H.M.H, belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi meski awak media telah melakukan upaya konfirmasi. Diamnya institusi terkait semakin memicu kecurigaan publik terhadap adanya praktik pungutan liar (pungli) yang terorganisir.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyimpangan pelayanan publik yang mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Diperlukan langkah cepat dan transparan dari pihak kepolisian, termasuk dari Kapolda Sumut dan dirlantas sumut untuk mengusut tuntas dugaan ini serta mengembalikan marwah pelayanan publik yang bersih dan profesional.

(Willy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *